fraserBEIJING – Olimpiade 2008.

Shelly Ann Fraser, menyabet medali emas Olimpiade Beijing 2008 di nomor 100 m putri, Minggu (17/8/2008). Selain terilhami oleh kekuatan musik reggae, atlet 21 tahun ini mengaku terinspirasi oleh keberhasilan rekan senegaranya Usain Bolt.

“Saat melewati garis finis, saya melihat Sherone dan Kerron di sana. Saya tahu ini saatnya saya menang. Saya tidak akan pernah menukar momen itu dengan apapun,” ungkap Fraser berbinar seperti dilansir Associated Press, Senin (18/8/2008).

“Ini sangat mengagumkan. Rahasia kesuksesan tim adalah kekuatan reggae,” lanjutnya.

Fraser menyatakan pecahnya rekor dunia oleh Bolt Sabtu (16/8/2008) menginspirasi kemenangannya.

“Kemarin malam adalah saat yang sangat mengagumkan. Saya ingin melakukan hal yang sama,” paparnya.

Jamaica memang tidak pernah kekurangan atlet sprit bertalenta tinggi.

Marlene Ottey misalnya. Meski tak pernah meraih emas, Ottey berhasil mengumpulkan sejumlah medali Olimpiade. Begitu pula dengan Juliet Cuthbert yang meraih perak di Olimpiade Barcelona 1992.

Tanya Lawrence yang sukses di Olimpiade Sydney 2000 kini berada di posisi kedua. Atlet lainnya adalah Veronica Campbell-Brown. Walau dirinya gagal di nomor beregu 100 m di Olimpiade Beijing, Brown mendapat perunggu di Athena empat tahun lalu.

“Ini kesuksesan besar bagi Jamaika. Banyak atlet putri sebelum kami. Sebuah prestasi besar kami bisa melakukan yang terbaik. Padahal, saat kami datang di Olimpiade, banyak yang memandang sebelah mata. Kami telah membuktikannya,” pungkas Fraser.

INDOREGGAENews
BEIJING - Olimpiade 2008. Shelly Ann Fraser, menyabet medali emas Olimpiade Beijing 2008 di nomor 100 m putri, Minggu (17/8/2008). Selain terilhami oleh kekuatan musik reggae, atlet 21 tahun ini mengaku terinspirasi oleh keberhasilan rekan senegaranya Usain Bolt. 'Saat melewati garis finis, saya melihat Sherone dan Kerron di sana. Saya tahu...